PB HMI: Freeport Harus Pulihkan Kerusakan Lingkungan!

PB HMI: Freeport Harus Pulihkan Kerusakan Lingkungan!

JAKARTA – Ketua Bidang Lingkungan Hidup PB HMI, Abdul Syahrir Robby menuturkan bahwa persoalan lingkungan menjadi concern dalam divestasi saham PT Freeport Indonesia.

“Kami ingin menyampaikan bahwa lingkungan memiliki Haknya untuk mempertahankan bentuknya, memiliki haknya untuk mempertahankan daya dukung dan daya tampung, memiliki hak- nya untuk tetap lestari agar tetap dapat bermanfaat secara berkelanjutan, sustainable, ” ujar Robby.

Robby menegaskan, pemerintah harus tegas kepada PT FFI agar menyelesaikan kewajiban lingkungannya, karena menurut temuan dari BPK kerusakan lingkungan yang ditimbulkan akibat dari operasi PT FFI menyebabkan kerugian negara mencapai 185, 01 Triliun rupiah.

“Belum lagi penggunaan kawasan hutan lindung kurang lebih seluas 4.535,93 Ha tanpa Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH), ” tambah Robby.

Sementara, Robby mengingatkan bahwa Freeport pernah lalai dalam melaksanakan kewajiban membangun fasilitas pengolahan dan pemurnian atau smelter.

Sebelumnya, telah terbit dua Peraturan Pemerintah (PP) tahun 2014 dan 2017, dengan total penambahan jangka waktu hingga 13 tahun.

“Pembangunan semelter PT Freeport belum menunjukkan perkembangan yang berarti, ” tutur Robby.

Narasi divestasi saham Freeport Indonesia yang sempat mengemuka beberapa waktu lalu, Robby menilai Pemerintah harus lebih serius menangani Freeport Indonesia agar segera menuntaskan kewajibannya menangani persoalan lingkungan hidup.

Terlebih, keinginan Pemerintah untuk divestasi saham belum seiring dengan DPR sehingga belum bisa terealisasikan.

“Pemerintah harus tegas dan serius tangani Freeport Indonesia, khususnya kerugian akibat kerusakan lingkungan hidup yang sangat besar,” tegas Robby.

Selain itu, Robby mengusulkan agar
Pemerintah Indonesia menyiapkan kebijakan transisi yang berkeadilan (trantitional justice) bagi orang Papua dan lingkungan hidup.

“Yang artinya dalam proses menuju ke arah phase out tersebut, maka kewajiban-kewajiban Freeport ini harus dipenuhi, antara lain pemulihan lingkungan hidup yang telah dicemari dan dihancurkan,” pungkas Robby.