Tidak Ada Titik Temu JK Dan PDIP

Tidak Ada Titik Temu JK Dan PDIP

Jakarta, Lawan.Id – Ketua Dewan Kehormatan PDIP, Komarudin Watubun, menjelaskan terkait peluang Jusuf Kalla menjadi cawapres, PDIP bersama partai koalisi menyatakan tidak sepakat dan tidak mendukung menjadi cawapres Jokowi. Sebab partainya tidak ingin mengkhianati komitmen dan cita-cita reformasi yang telah disepakati bersama.

“Posisi PDIP yang lahir dari rahim reformasi kita harus pegang komitmen apa yang menjadi kesepakatan bernegara pasca reformasi,” ujarnya.

lanjutnya ia tidak menyangka JK akan melakukan uji terkait Pasal 169 huruf (n) tentang pembatasan jabatan masa presiden dan wakil presiden. namun menurutnya langkah yang diambil JK merupakan tujuan mencari kepastian hukum.

Sebaliknya Jusuf Kalla menegaskan, dengan 20 tahun berada di pemerintahan baginya sudah cukup. Bahkan berkeinginan untuk istirahat dan tidak maju lagi pada kontestasi 2019 nantinya. Akan tetapi, ada beban yang mengharuskanya kembali maju pada Pilpres 2019 mendatang, sebab ada pihak-pihak lain yang mendorongnya sebagai cawapres di 2019.

“Bukan saya sendiri yang ingin menjabat. Kalau saya inginnya istirahat. Tapi semua orang punya ambisi yang lebih baik lagi demi bangsa dan negara,” ungkap Juyuf Kalla

Ditanyai secara gamblang apakah JK bersedia mendampingi kembali Presiden Joko Widodo, menurutnya hal itu tergantung pada putusan MK.

“Nah kalau kita nanti sudah ada hasil dari MK tentu baru berpikir lebih lanjut lagi, sementara ini meminta penafsiran saja,” ujarnya.