Demo Pengemudi Taksi Online Didepan Istana Berakhir Bentrok

Demo Pengemudi Taksi Online Didepan Istana Berakhir Bentrok

Jakarta, Lawan.id – Merasa dirugikan oleh pemerintah, ratusan pengemudi taksi online menggelar aksi demonstrasi di seberang Istana Negara, meski Jakarta pada Rabu (28/3) siang ini sedang hujan deras.

Para pengemudi taksi online ini menolak Permenhub Nomor 107/2018 Tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek. Walau hujan deras mengguyur, massa tetap melakukan orasi. Bahkan semakin menjadi setelah musik didendangkan di tengah jalan.

Sopir yang tergabung dalam Aliansi Driver Online sempat bentrok dengan polisi yang bertugas mengamankan aksi di Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat.

“Semoga beliau tetap sehat, sekarang sudah dibawa oleh Pak Polisi ke rumah sakit,” ujar salah seorang peserta aksi.

Namun, di tengah ramainya aksi, ada salah satu peserta aksi yang pingsan. Pengemudi taksi online yang belum diketahui identitasnya itu langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. Bentrokan berawal saat massa ingin memarkirkan mobilnya di bahu jalan. Namun polisi melarang dan menindak mobil yang dianggap parkir sembarangan.

Aksi unjuk rasa ratusan pengemudi taksi online menolak Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 108 akhirnya berakhir ricuh. Aliansi Driver Online menganggap Permenhub Nomor 108 merugikan para sopir taksi online. Isi Permenhub Nomor 108 tahun 2017, di antaranya mengenai masalah kuota, penggunaan stiker, pemberlakuan SIM khusus, dan uji KIR.

Baca Juga : KEPUNG GEDUNG DPR, MASSA PRM TOLAK UU MD3